Senin, September 14, 2026

"Another Cycle", Wujud Introspeksi Falaci Terhadap Kencangnya Siklus Realita Saat Ini


Falaci, unit alternative electronica rock asal Bogor baru saja melepas single terbarunya “Another Cycle”, berselang hampir satu tahun setelah merilis demo empat lagu bertajuk prototype di Oktober 2025 lalu, juga sebagai langkah lanjutan mereka sebagai sebuah entitas musik. Sebuah keberlanjutan yang beralasan, karena ternyata di luar dugaan, empat demo yang mereka rilis di tahun lalu mendapatkan sambutan yang baik, bahkan hingga membawa Falaci bermain di beberapa panggung besar.


“Sebuah pencapaian yang rasanya sulit dipercaya untuk band baru seperti Falaci. Akhirnya karena diberikan jalan, kami berusaha lebih persistent untuk menggarap rilisan-rilisan yang akan datang.” Disampaikan oleh Falaci, bahwa “Another Cycle” merupakan sebuah materi yang merangkum ragam introspeksi mereka dalam menjalani dinamika kondisi realita modern yang semakin hari semakin suram.


“‘Another Cycle’ adalah hasil dari introspeksi yang muncul dari benak masing-masing personel, introspeksi yang selalu berulang, introspeksi yang membuat kita tidak bisa menjadi apa-apa, introspeksi dan siklus era sekarang yang berjalan lebih cepat, menuntut lebih banyak, tapi memberikan makna yang sangat amat sedikit.” Ada sebuah cerita menarik, bagaimana sebenarnya “Another Cycle” sudah mulai digarap oleh Falaci sejak tiga tahun silam. Namun karena dilanda kesibukan masing-masing personel hingga banyaknya bongkar pasang ide, akhirnya barulah Falaci putuskan untuk merilisnya di tahun 2026.


“Bisa dibilang, kami cukup ambisius untuk lagunya karena perilisannya sudah tiga tahun kami tahan, tiga tahun sebelum akhirnya kami mendapatkan hasil yang sesuai dengan visi Falaci.” Penggarapannya sendiri melibatkan banyak nama dalam prosesnya. Selain dengan ide dari masing-masing personel, Falaci juga dibantu oleh nama-nama lain seperti Afiandi D. Lacborra sebagai produser & penulis, Reney Karamoy sebagai Recording Engineer, Stella Gareth sebagai Vocal Director, Nabil Favian sebagai Mixing Engineer, serta Reyner Ferdinand sebagai Mastering Engineer.


Untuk departemen visual, Falaci dibantu oleh Pandu Wiguna sebagai Music Video Director yang juga menggarap artwork, Siswa Junianto dan Heta SR sebagai Music Video DOP, Stephany Azali sebagai Fotografer untuk foto profil Falaci, serta Gumilang Damar Budiman sebagai Art Director.


Single “Another Cycle” adalah sebuah pembuka gerbang dari rangkaian menuju album penuh perdana Falaci yang direncakanan rilis di penghujung tahun ini. Bagi Falaci, “Another Cycle” dirasa cocok sebagai awalan untuk perjalanan ke depannya. “Selain dari musik dan sound-nya, secara tema cerita yang kami angkat juga berkaitan sekali dengan album mendatang.”

Selain menjadi sebuah pembuka rangkaian menuju album penuh perdana, “Another Cycle” juga menjadi penanda dari bertambahnya energi di dalam tubuh Falaci dengan masuknya Aliefta Widhiawan (gitar) dan Devhara Carnadi (piano, synth) yang kini menemani Naufal Dzaky (vokal, synth), Arafat Zawaid (bass), dan Alfian Prasetyo (gitar).

“Pada saat perjalanan menuju album, kami merasa bahwa membutuhkan dua personel lagi agar identitas Falaci semakin kuat. Akhirnya, kami mengajak Aliefta dan Devha. Fun fact-nya adalah, Aliefta sebenarnya merupakan produser pertama kami ketika kami sedang menggarap album ini tiga tahun yang lalu, sementara Devha juga sudah kami ajak sebelum akhirnya kami merilis prototype.”

Segudang rencana tengah dirancang oleh Falaci setelah perilisan single “Another Cycle”, termasuk dengan mempersiapkan pentas mereka di Joyland Festival 2026, juga agenda tur dan showcase di tahun 2027 mendatang.

Sebagai bocoran, album penuh perdana Falaci adalah sebuah kanvas besar dari eksperimen musik para personelnya yang notabene juga punya proyek musik lain di luar Falaci, sebutlah Rrag, Det-Plag Lust, hingga Texpack dan Featuz.


Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search